ASUS tingkatkan standar purna jual mulai 1 Januari 2026: uji MIL-STD 810H, garansi+ADP lebih panjang, layanan premium, 141 service center.

Sebagai pemimpin pasar laptop di Indonesia sejak 2013, ASUS kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman pengguna yang melampaui ekspektasi melalui program “No.1 Quality & Service ASUS” atau Number 1 Quality of Service. Mulai 1 Januari 2026, ASUS resmi menerapkan upgrade standar layanan purna jual yang berfokus pada tiga pilar utama: kualitas produk yang teruji secara ekstrem, perlindungan purna jual paling komprehensif, serta jangkauan layanan servis terluas hingga ke berbagai wilayah di Indonesia.

Pembaruan ini berlaku untuk seluruh model dengan OPI 2024 yang diaktivasi mulai 1 Januari 2026. Artinya, pengguna tak hanya mendapatkan perangkat yang andal dari sisi performa, tetapi juga rasa aman yang lebih kuat setelah pembelian—mulai dari perlindungan kerusakan tak terduga sampai akses servis resmi yang mudah.

Kualitas Tanpa Kompromi lewat Uji Ekstrem Standar Militer

Pilar pertama yang ditekankan ASUS adalah durabilitas. Kebutuhan pengguna modern membuat laptop harus siap dipakai seharian, tetap aman dibawa ke mana pun, dan tahan untuk berbagai aktivitas—mulai dari kerja, kuliah, kreasi konten, hingga gaming. Untuk itu, ASUS menerapkan proses pengujian yang sangat ketat.

Seluruh lini laptop ASUS telah mengantongi sertifikasi uji standar militer Amerika Serikat MIL-STD 810H, yang mencakup hingga 26 prosedur pengujian ekstrem. Beberapa pengujian krusial yang menjadi sorotan antara lain:

  • Shock Test (Tes Guncangan): Laptop dirancang untuk menoleransi benturan mendadak hingga 40G, setara dengan kondisi kecelakaan seperti jatuh atau terbentur keras. ASUS juga melakukan uji jatuh 18 kali dari ketinggian 80 cm untuk memastikan komponen internal tetap terlindungi.

  • Vibration Test (Tes Getaran): Menguji ketahanan terhadap getaran konstan pada frekuensi 5–500Hz dengan intensitas hingga 1.08G selama 60 menit. Tujuannya menjaga integritas struktur jangka panjang, mencegah baut kendur atau konektor internal terlepas akibat guncangan selama mobilitas dan pengiriman.

  • High Temperature (Tes Suhu Tinggi): Melalui prosedur High Temperature Storage hingga 71°C, ASUS memastikan material sasis tidak melengkung (warping) dan komponen penting—seperti baterai dan panel layar—tetap aman, termasuk dalam skenario perangkat tertinggal di bagasi mobil yang terparkir di bawah terik matahari.

  • Low Temperature (Tes Suhu Rendah): Unit diuji pada suhu ekstrem -25°C hingga -33°C selama 7 hari. Pengujian ini menjaga sasis tetap kuat dan tidak getas/retak. Khusus model dengan ASUS Lumina OLED, layar dipastikan tetap responsif secara visual tanpa gangguan ghosting yang umum pada LCD konvensional di suhu dingin.

  • Altitude Test (Tes Ketinggian): Mensimulasikan tekanan udara rendah hingga 572 hPa, setara ketinggian 15.000 kaki. Pengujian ini memvalidasi sistem pendingin tetap bekerja efisien dalam udara tipis, serta memastikan komponen elektronik beroperasi normal meski terjadi perubahan tekanan yang signifikan.

 

Dengan fondasi kualitas seperti ini, ASUS menempatkan ketahanan perangkat sebagai standar, bukan sekadar nilai tambah.

Perlindungan Komprehensif: Garansi Upgrade + ADP Lebih Panjang

Memasuki 2026, ASUS juga meningkatkan standar layanan purna jual melalui program perlindungan yang lebih luas. Setiap pembelian laptop ASUS kini dilengkapi garansi internasional dan Accidental Damage Protection (ADP) yang dikenal sebagai ASUS VIP Perfect Warranty. ADP berfungsi sebagai perlindungan terhadap kerusakan akibat kelalaian pengguna—misalnya tumpahan air, layar pecah, dan insiden tidak terduga lainnya—dengan biaya jasa servis Rp 0 (gratis), sesuai syarat dan ketentuan.

Rincian upgrade garansi terbaru ASUS meliputi:

  • Zenbook, Vivobook S, Vivobook Flip, ProArt: 3 Tahun Garansi Internasional + 3 Tahun ADP (sebelumnya 1 Tahun ADP).

  • ROG, TUF Gaming, ASUS Gaming, Vivobook Classic/Go: 2 Tahun Garansi Internasional + 2 Tahun ADP (sebelumnya 1 Tahun ADP).

  • Aksesoris: 1 Tahun garansi dengan penggantian 100% untuk kendala fungsional (kecuali backpack), sesuai ketentuan.

  • Desktop & All-in-One (AiO):

    • ROG Desktop: 3 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP

    • TUF Desktop: 2 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP

    • AiO: 2 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP

 

Khusus Desktop dan AiO, On-Site Service membuat servis jauh lebih praktis karena teknisi ASUS dapat datang langsung ke lokasi pengguna—tanpa perlu repot mencopot kabel dan membawa perangkat berat ke service center.

Tak berhenti di situ, ASUS juga menghadirkan Layanan Premium Eksklusif & Priority Handling untuk pengguna ROG, Zenbook, dan ProArt, seperti:

  • Dukungan pengiriman 2 arah ditanggung ASUS (untuk area yang memenuhi syarat),

  • Laptop Spa (refresh & cleaning profesional) di ASUS Service Center,

  • FastLane Priority Handling untuk prioritas antrian diagnosis dan perbaikan.

 

ASUS tingkatkan standar purna jual mulai 1 Januari 2026: uji MIL-STD 810H, garansi+ADP lebih panjang, layanan premium, 141 service center.

Layanan Terluas: 141 Service Center & 113 Negara

Pilar ketiga adalah jangkauan servis yang luas. Di Indonesia, ASUS telah memiliki 141 titik service center dari Sabang sampai Merauke sehingga pengguna di luar kota besar tetap mudah mengakses layanan resmi. Ditambah lagi, cakupan International Warranty yang menjangkau 113 negara membuat pengguna lebih tenang saat bepergian: selama ada cabang resmi ASUS, klaim garansi dapat diajukan sesuai ketentuan di negara tersebut.

Seluruh proses perbaikan ditangani oleh teknisi bersertifikasi ASUS dan menggunakan suku cadang original, sehingga kualitas perangkat tetap terjaga. Seperti disampaikan Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia, pengalaman setelah pembelian sama pentingnya dengan kualitas produk. Melalui upgrade garansi dan layanan premium ini, ASUS ingin pengguna merasa lebih aman, nyaman, dan percaya diri memilih ASUS untuk berbagai kebutuhan.

(Rutinitas Media)