Garena resmi membuka tahun 2026 dengan menghadirkan Season Morphosis, season baru pertama untuk Garena Delta Force yang mulai tersedia pada 3 Februari 2026. Pembaruan ini menjadi langkah penting karena membawa konten berskala besar untuk memperkaya pengalaman bermain, baik di PC maupun mobile. Mulai dari peta Warfare terbaru, operator support baru, hingga mode gameplay yang lebih dinamis, Season Morphosis diposisikan sebagai fondasi arah pengembangan Delta Force sepanjang tahun ini.
Garena menekankan bahwa season ini tidak hanya soal konten baru. Sejumlah pembaruan juga diarahkan untuk memperkuat kualitas pengalaman bermain agar lebih stabil, adil, dan nyaman diakses pemain di berbagai platform.
Map Aftershock Hadirkan Pertempuran Urban Intens di Mode Warfare
Salah satu sorotan utama adalah hadirnya map Aftershock di mode Warfare. Peta ini mengambil latar di jantung kota kawasan Afrika Utara dengan desain lingkungan urban yang padat. Aftershock akan tersedia untuk mode King of the Hill serta Attack and Defend, dengan fokus pada perebutan area dan kontrol titik yang membuat pertempuran terasa intens sejak menit pertama.
Ruang sempit, jalur rotasi yang beragam, serta area terbuka untuk adu tembak jarak menengah menciptakan kebutuhan koordinasi tim yang lebih rapi. Pemain dituntut memahami posisi, timing, dan penguasaan objektif agar tidak tertinggal tempo.

Operator Support Baru Lina Van der Meer Perkuat Strategi Tim
Season ini juga memperkenalkan operator support baru, Lina Van der Meer. Lina hadir dengan perangkat yang mendukung pemulihan tim dan menjaga momentum serangan. Kemampuan yang paling menonjol adalah butterfly drones, sekawanan drone kecil yang dapat menyisir area luas untuk menemukan rekan tim yang terluka lalu memberikan healing, termasuk membantu rekan yang sudah tumbang.
Dengan kit seperti ini, peran support menjadi lebih terasa dalam pertarungan, khususnya ketika tim harus mempertahankan titik penting atau melakukan push secara beruntun. Kehadiran Lina membuka variasi strategi baru, terutama untuk komposisi tim di mode Warfare.
Mode Flashpoint Tawarkan Gameplay Objektif Dinamis
Dari sisi mode permainan, Garena menambahkan Flashpoint. Mode ini menghadirkan format objektif yang terus bergerak, karena hanya satu objektif aktif pada satu waktu dan akan berpindah ke lokasi lain setiap menit. Tim harus bereaksi cepat, membaca situasi, dan segera menguasai titik baru untuk mengumpulkan skor sebelum waktu habis.
Flashpoint menuntut komunikasi yang konsisten, rotasi cepat, serta kemampuan mengontrol area. Mode ini juga mendorong pemain untuk tidak bermain pasif, karena perubahan objektif memaksa tim aktif bergerak dan menyesuaikan rencana.
Fiery Owl Hunt Perluas Cerita di Mode Operations
Untuk penggemar mode Operations, Season Morphosis menghadirkan mode baru Fiery Owl Hunt. Dalam mode ini, pemain dapat berperan sebagai bos franchise Saeed atau salah satu pengawalnya. Garena menyebut mode tersebut membawa rangkaian misi eksklusif yang bertujuan memperdalam latar belakang cerita Saeed, sehingga pengalaman bermain tidak hanya soal aksi, tetapi juga narasi.
Bos Baru Alonso Hudson Tantang Pemain di Space City
Pembaruan di Operations juga menyentuh area Space City. Garena menambahkan update area baru sekaligus menghadirkan bos baru bernama Efficiency Director Alonso Hudson. Sosok ini menjadi target penting yang harus dikalahkan pemain selama Season Morphosis, sekaligus memberi tantangan baru bagi mereka yang ingin menguji kemampuan dan koordinasi tim.
Season Morphosis Dibekali Peningkatan Sistem dan Stabilitas Game
Selain konten, Season Morphosis juga membawa penyesuaian lain yang bersifat teknis. Garena menyertakan peningkatan sistem anti-cheat, penyempurnaan matchmaking, serta perbaikan bug untuk menjaga ekosistem permainan tetap sehat. Dengan kombinasi konten baru dan peningkatan sistem, Season Morphosis menjadi pembaruan yang menegaskan arah Garena Delta Force di 2026. Untuk informasi terbaru, pemain dapat memantau kanal resmi Garena Delta Force.
(Rutinitas Media)




