Photo via Ferrari.com
Ferrari kembali memperkuat jajaran mobil sport mewahnya melalui kehadiran Ferrari Amalfi Spider. Model terbaru dari Prancing Horse ini menawarkan kombinasi antara sensasi berkendara atap terbuka, performa dinamis, kenyamanan harian, serta desain elegan yang tetap terlihat indah baik saat atap dibuka maupun ditutup.
Salah satu keputusan desain paling penting pada Ferrari Amalfi Spider adalah penggunaan fabric roof atau atap berbahan kain, bukan retractable hard top. Pilihan ini bukan tanpa alasan. Menurut Alessandro Caltagirone, Design Archetype Manager Ferrari, tim Ferrari Design Studio ingin mempertahankan garis desain yang mengalir dari kaca depan hingga tutup bagasi. Untuk menjaga tampilan two-volume yang halus dan proporsional, fabric roof menjadi solusi paling tepat.
Desain Elegan dengan Fabric Roof Premium
Meski memiliki lima lapisan, atap Ferrari Amalfi Spider tetap sangat ringkas saat dilipat. Ketebalannya hanya sekitar 220 mm, sehingga membantu mempertahankan profil fastback yang elegan. Desain kompak ini juga berkontribusi pada kapasitas bagasi 255 liter, yang disebut sebagai salah satu terbaik di kelasnya.
Atap mobil ini menggunakan material teknis bernama Tecnico Ottanio. Kain tersebut memiliki efek tiga dimensi dengan nuansa emerald berkilau berkat teknik tenun khusus yang mampu menangkap cahaya. Warna ini berpadu dengan pilihan eksterior Rosso Tramonto atau Red Sunset yang memberi kesan emosional dan eksklusif. Ferrari juga menyediakan opsi atap fabric dalam warna hitam, cokelat, biru, atau abu-abu, lengkap dengan pilihan contrast stitching melalui katalog Special Equipment.
Nyaman untuk Harian, Tetap Emosional Saat Dikendarai
Ferrari memastikan penggunaan soft top tidak mengurangi kenyamanan berkendara. Atap fabric ini menggunakan material akustik terbaik yang dipilih untuk memberikan performa optimal, terutama saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi. Berdasarkan pengujian internal, kemampuan peredaman suara dari atap kain ini bahkan diklaim lebih baik dibanding retractable hard top. Dari sisi insulasi termal, hasil pengujian iklim juga menunjukkan performa yang lebih unggul dibanding atap aluminium keras.
Atap Ferrari Amalfi Spider dapat dibuka hanya dalam 13,5 detik pada kecepatan hingga 60 km/jam. Saat atap terbuka, pengemudi dan penumpang tetap mendapat perlindungan dari gangguan angin berkat acoustic lip di sekitar tension bow seal serta wind deflector “ribaltina” yang terintegrasi pada sandaran kursi belakang dan dapat diaktifkan melalui tombol.
Sensasi berkendara semakin kuat berkat mesin Ferrari F154 twin-turbocharged V8. Mesin ini menghasilkan tenaga 640 cv, memungkinkan Ferrari Amalfi Spider melesat dari 0–100 km/jam dalam 3,3 detik dan mencapai 200 km/jam dalam 9,4 detik. Saat atap terbuka, suara mesin V8 dapat dinikmati lebih intens dan menghadirkan pengalaman open-air khas Ferrari.

Photo via Ferrari.com
Secara keseluruhan, Ferrari Amalfi Spider menjadi model yang memadukan desain dinamis, kemewahan, performa tinggi, dan kenyamanan dalam satu paket. Dengan kabin 2+ yang fleksibel serta atap terbuka yang mudah dioperasikan, mobil ini menawarkan pengalaman berkendara emosional tanpa mengorbankan sisi praktis untuk penggunaan harian.
(Rutinitas Media)



