Bunga di Tepi Jurang Tayang di MAXStream TV dan iQIYI

Bunga di Tepi Jurang tayang mulai 31 Juli 2026 di MAXStream TV dan iQIYI dengan kisah perjuangan perempuan menghadapi masa lalu.

MAXStream TV dan iQIYI kembali memperluas pilihan hiburan digital bagi masyarakat Indonesia dengan menghadirkan original series terbaru berjudul Bunga di Tepi Jurang. Serial ini menawarkan cerita emosional mengenai perjuangan, harapan, serta keberanian seorang perempuan dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.

Kehadiran Bunga di Tepi Jurang menjadi bagian dari upaya MAXStream TV dan iQIYI untuk menyajikan tontonan lokal berkualitas yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Diproduksi bersama Leo Pictures, serial tersebut juga mencerminkan komitmen ketiga pihak dalam mendukung perkembangan industri kreatif dan ekosistem perfilman nasional.

VP Digital Lifestyle Telkomsel, Kemas M Fadhli, menjelaskan bahwa kolaborasi bersama iQIYI memiliki peran penting dalam menghadirkan pilihan hiburan digital yang semakin beragam. Melalui ekosistem digital Telkomsel, masyarakat diharapkan dapat mengakses konten berkualitas dengan lebih mudah melalui berbagai perangkat.

Bunga di Tepi Jurang tayang mulai 31 Juli 2026 di MAXStream TV dan iQIYI dengan kisah perjuangan perempuan menghadapi masa lalu.

Bunga di Tepi Jurang tayang mulai 31 Juli 2026 di MAXStream TV dan iQIYI dengan kisah perjuangan perempuan menghadapi masa lalu.

Perjalanan Andini Menghadapi Masa Lalu

Cerita Bunga di Tepi Jurang berpusat pada karakter Andini yang diperankan oleh Claresta Taufan. Andini digambarkan sebagai seorang perempuan yang berusaha membebaskan diri dari bayang-bayang masa lalu demi membangun kehidupan sesuai dengan pilihannya sendiri.

Perjalanan tersebut tidak berlangsung mudah. Andini harus menghadapi tekanan keluarga, hubungan yang rumit, pencarian jati diri, hingga berbagai konflik yang menguji keteguhan hatinya. Melalui karakter ini, penonton diajak memahami pentingnya keberanian untuk bangkit, melangkah maju, serta menentukan arah kehidupan secara mandiri.

Claresta Taufan menilai Andini sebagai sosok yang sangat manusiawi dan memiliki perjalanan hidup penuh perjuangan. Ia berharap karakter yang diperankannya dapat memberikan inspirasi sekaligus membuat penonton merasakan berbagai emosi yang dialami Andini sepanjang cerita.

Konflik yang kompleks dan perkembangan karakter secara bertahap menjadi salah satu kekuatan utama serial ini. Setiap permasalahan tidak hanya menghadirkan ketegangan, tetapi juga memperlihatkan proses seseorang dalam memahami dirinya sendiri dan mengambil keputusan penting dalam kehidupan.

Bunga di Tepi Jurang tayang mulai 31 Juli 2026 di MAXStream TV dan iQIYI dengan kisah perjuangan perempuan menghadapi masa lalu.

Bunga di Tepi Jurang tayang mulai 31 Juli 2026 di MAXStream TV dan iQIYI dengan kisah perjuangan perempuan menghadapi masa lalu.

Dibintangi Aktor Lintas Generasi

Selain Claresta Taufan, Bunga di Tepi Jurang diperkuat oleh deretan aktor dan aktris Indonesia dari berbagai generasi. Beberapa nama yang terlibat antara lain Stefan William, Aliando Syarief, Derby Romero, Anjasmara, serta aktor muda Raden Rakha.

Kehadiran para pemain tersebut diharapkan mampu menciptakan dinamika antarkarakter yang lebih kuat. Perbedaan latar belakang dan pengalaman setiap karakter turut memperkaya konflik sekaligus membangun kedalaman emosional dalam cerita.

Senior Managing Director for Southeast Asia iQIYI, Dinesh Ratnam, menyampaikan bahwa serial ini mengangkat tema mengenai perjuangan, pilihan hidup, dan ketangguhan seorang perempuan. Produksi tersebut juga menjadi bagian dari pengembangan karya original Indonesia yang mampu membangun hubungan emosional dengan penonton.

Bunga di Tepi Jurang dapat disaksikan mulai 31 Juli 2026 melalui MAXStream TV dan iQIYI. Penonton dapat mengaksesnya lewat aplikasi mobile, smart TV, serta berbagai platform streaming berbasis internet lainnya. Dukungan jaringan Telkomsel juga memungkinkan pelanggan menikmati tayangan dengan lebih lancar, nyaman, dan mudah dari berbagai lokasi.

(Rutinitas Media)