Lewati ke konten
October 11, 2026
News Media Rutinitas Anak Muda Indonesia
Food & Coffee

Mondelēz Perluas Program #BijakPlastikSejakDini

October 10, 2026 rutinitas 0

Mondelēz Indonesia kembali memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui pengembangan program #BijakPlastikSejakDini. Memasuki tahun keenam, program edukasi pengelolaan sampah plastik ini menghadirkan pendekatan baru dengan melibatkan siswa sekolah dasar sebagai duta lingkungan.

Melalui workshop bertema Membangun Generasi Peduli Lingkungan yang Aktif dan Inspiratif melalui Duta #BijakPlastikSejakDini, para siswa didorong menjadi teladan sekaligus mengajak teman sebaya menerapkan kebiasaan ramah lingkungan.

Inisiatif tersebut juga diperluas dengan bergabungnya empat sekolah binaan baru dari Jakarta dan Padang, Sumatera Barat.

Mondelēz Indonesia memperluas program #BijakPlastikSejakDini melalui duta siswa, empat sekolah baru, dan edukasi pengelolaan sampah plastik.

Mondelēz Indonesia memperluas program #BijakPlastikSejakDini melalui duta siswa, empat sekolah baru, dan edukasi pengelolaan sampah plastik.

Duta #BijakPlastikSejakDini Dorong Kepedulian Lingkungan

Country Head of Corporate and Government Affairs Mondelēz Indonesia, Marfusita Hamburgiwati, menjelaskan bahwa program yang berjalan sejak 2021 terus dikembangkan untuk membangun kebiasaan pengelolaan sampah secara bertanggung jawab.

Melalui pembentukan duta lingkungan, perusahaan berharap anak-anak tidak hanya memahami pentingnya menjaga kebersihan, tetapi juga mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya.

Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Moch. Salim Somad, melalui perwakilannya Minhajul Ngabidin, menilai program ini sejalan dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, khususnya pilar Bermasyarakat.

Menurutnya, keterlibatan aktif siswa merupakan bagian penting dari pembentukan karakter yang peduli terhadap lingkungan.

Mondelēz Indonesia memperluas program #BijakPlastikSejakDini melalui duta siswa, empat sekolah baru, dan edukasi pengelolaan sampah plastik.

Mondelēz Indonesia memperluas program #BijakPlastikSejakDini melalui duta siswa, empat sekolah baru, dan edukasi pengelolaan sampah plastik.

Program Pengelolaan Sampah Plastik Jangkau 23 Sekolah

Program #BijakPlastikSejakDini menerapkan konsep Bank Sampah melalui edukasi, kompetisi, workshop, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Hingga Juni 2026, inisiatif tersebut telah menjangkau 23 sekolah binaan dengan melibatkan lebih dari 5.700 siswa.

Selama periode 2021 hingga Juni 2026, program berhasil mengumpulkan 50,2 ton sampah plastik dan 116 ton sampah kemasan dari berbagai jenis. Empat sekolah baru yang bergabung adalah SD RK II Fransiscus Padang, SD Semen Padang, SDN Bintaro 01, dan SDN Bintaro 02.

Sejak 2023, program ini juga menjadi mitra resmi Gerakan Sekolah Sehat (GSS) Kemendikdasmen.

Mondelēz Indonesia memperluas program #BijakPlastikSejakDini melalui duta siswa, empat sekolah baru, dan edukasi pengelolaan sampah plastik.

Mondelēz Indonesia memperluas program #BijakPlastikSejakDini melalui duta siswa, empat sekolah baru, dan edukasi pengelolaan sampah plastik.

Kolaborasi untuk Membangun Generasi Peduli Lingkungan

Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular KLH/BPLH, Agus Rusly, menegaskan bahwa pengelolaan sampah memerlukan pemahaman mengenai jenis dan karakteristik limbah, bukan sekadar pemilahan.

Ia juga mengapresiasi komitmen Mondelēz Indonesia dalam mendukung pelaksanaan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 75 Tahun 2019 mengenai pengurangan sampah oleh produsen.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup KLH/BPLH, Lu’lu’ Agustina, menekankan pentingnya membangun budaya sekolah melalui bank sampah, pemilahan limbah, dan pengurangan plastik. Praktik tersebut diharapkan turut mendukung pengembangan Sekolah Adiwiyata.

Melalui rangkaian kegiatan edukatif, pengukuhan duta, diskusi pengalaman, dan apresiasi siswa, Mondelēz Indonesia berupaya memperluas dampak positif program.

Ke depannya, perusahaan berkomitmen memperkuat kerja sama dengan sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat agar kebiasaan ramah lingkungan terus berkembang secara berkelanjutan.

(Rutinitas Media)