teem Rilis Single Melankolis Terbaru “slowly”

Musisi Singapura teem merilis “slowly”, lagu bedroom-pop melankolis tentang hubungan yang perlahan retak dan sulit dipertahankan.

Musisi multi-instrumentalis dan produser asal Singapura, Timothy Liew, kembali melanjutkan perjalanan solonya di bawah nama panggung teem melalui single terbaru berjudul “slowly”. Lagu ini menjadi bagian dari babak baru dalam perkembangan musikalnya sekaligus membuka rangkaian rilisan yang akan diperkenalkan secara bertahap sepanjang tahun.

Mengikuti nuansa yang sebelumnya diperlihatkan dalam single keduanya, “tomatoes”, lagu “slowly” hadir sebagai sajian bedroom-pop melankolis yang membahas hubungan yang perlahan kehilangan kekuatannya. Lagu tersebut menggambarkan situasi ketika dua orang mulai menyadari bahwa hubungan mereka semakin rapuh, tetapi masih kesulitan menentukan apakah harus bertahan atau melepaskan satu sama lain.

Dari sisi musik, “slowly” menampilkan melodi gitar elektrik yang cerah, dipadukan dengan harmoni vokal berlapis. Pendekatan tersebut menghadirkan karakter yang mengingatkan pada karya musisi seperti Jeremy Zucker dan grup musik Valley. Namun, nuansa musik yang terdengar ringan justru berlawanan dengan isi liriknya yang penuh kebimbangan.

Musisi Singapura teem merilis “slowly”, lagu bedroom-pop melankolis tentang hubungan yang perlahan retak dan sulit dipertahankan.

Melalui lirik tersebut, teem menangkap kondisi emosional dua orang yang terjebak di antara kenyamanan masa lalu dan kenyataan bahwa hubungan mereka mulai berakhir. Keduanya masih berusaha mempertahankan kebersamaan karena sudah terbiasa, tetapi pada saat yang sama harus mengumpulkan keberanian untuk menerima perpisahan.

Menjadi Pembuka Menuju Album Debut

Selain “slowly”, rangkaian musik terbaru teem juga mencakup lagu “GROW UP!” yang telah lebih dahulu dirilis. Dalam lagu tersebut, Timothy Liew kembali bekerja sama dengan musisi Filipina berbasis di Singapura, ICEBOX. Liew tidak hanya menangani proses produksi, tetapi juga tampil sebagai salah satu artis dalam lagu tersebut.

Kolaborasi keduanya bukanlah hal baru. Timothy Liew dan ICEBOX sebelumnya terlibat sebagai produser di balik lagu OPM populer “ikaw, ikaw, ikaw”. Kerja sama tersebut menunjukkan fleksibilitas Liew dalam mengolah berbagai karakter musik, baik sebagai artis solo, multi-instrumentalis, maupun produser yang mampu bergerak di antara beragam genre.

Rangkaian rilisan ini menjadi bagian dari langkah teem menuju album penuh pertamanya yang dijadwalkan hadir pada awal 2027. Sebelum album tersebut diluncurkan, ia berencana terus memperkenalkan sejumlah lagu baru yang menggambarkan identitas musiknya secara lebih utuh.

Single “slowly” resmi tersedia di berbagai platform streaming utama mulai 17 Juli 2026. Sementara itu, video musiknya dijadwalkan tayang pada 31 Juli 2026.

Musisi Singapura teem merilis “slowly”, lagu bedroom-pop melankolis tentang hubungan yang perlahan retak dan sulit dipertahankan.

Perjalanan Musik Timothy Liew

Timothy Liew dikenal sebagai multi-instrumentalis dan produser dengan pendekatan lintas genre. Namanya telah lama menjadi bagian dari industri musik regional melalui keterlibatannya dalam produksi lagu hingga penampilan langsung bersama berbagai musisi pendatang baru maupun artis yang telah dikenal luas.

Ia juga menjabat sebagai creative lead di PARKA, label rekaman sekaligus studio produksi independen asal Singapura. Portofolionya mencakup sejumlah proyek, seperti “The Cutest Pair” milik Regina Song, album “HAPPY, WRETCHED, AND TERRIFIED” dari Shazza, serta “ikaw, ikaw, ikaw” yang dibawakan ICEBOX dan Eliza Maturan.

Di luar aktivitasnya bersama PARKA, Liew terus membangun identitas musikal pribadi melalui teem. Kehadiran “slowly” semakin memperjelas arah perjalanan solonya menuju album debut pada awal 2027.

(Rutinitas Media)