Prudential Tambah 5.500 Mangrove di Pesisir Jakarta

Prudential Indonesia bersama CarbonEthics menanam 5.500 mangrove untuk membantu melindungi pesisir Jakarta dari abrasi dan perubahan iklim.

Prudential Indonesia kembali memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menanam 5.500 bibit mangrove di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu. Program yang dijalankan bersama CarbonEthics tersebut menjadi bagian dari upaya menghadapi ancaman abrasi, perubahan iklim, kenaikan muka air laut, hingga penurunan muka tanah di wilayah pesisir Jakarta.

Penanaman mangrove dilakukan dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia. Sebanyak 5.500 mangrove yang ditanam diproyeksikan memiliki potensi menyerap hingga 181,5 ton setara karbon dioksida atau CO₂e secara kumulatif dalam periode 20 tahun.

Langkah tersebut menjadi semakin relevan mengingat kawasan pesisir Jakarta menghadapi tekanan lingkungan yang cukup serius. Data Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN menunjukkan rata-rata laju penurunan muka tanah Jakarta mencapai sekitar 5,71 cm per tahun. Penurunan terbesar terutama ditemukan di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Kondisi tersebut membuat solusi berbasis alam seperti rehabilitasi mangrove memiliki peran penting. Selain berfungsi sebagai benteng alami untuk membantu meredam abrasi dan banjir pesisir, mangrove juga mampu menyerap serta menyimpan karbon dalam jangka panjang.

Prudential Indonesia bersama CarbonEthics menanam 5.500 mangrove untuk membantu melindungi pesisir Jakarta dari abrasi dan perubahan iklim.

Mangrove Jakarta Masih Menghadapi Berbagai Tekanan

Data Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mencatat luas mangrove di Jakarta pada 2024 mencapai 608,22 hektare. Namun, sekitar 36,54 hektare di antaranya masuk dalam kategori jarang.

Pemantauan di 25 lokasi juga menemukan sekitar 9,95% tegakan mangrove mengalami kerusakan. Berbagai faktor disebut menjadi penyebabnya, mulai dari sampah kiriman laut, limbah domestik, gangguan fisik, hingga banjir rob.

Merespons kondisi tersebut, Prudential Indonesia terus mendukung upaya rehabilitasi ekosistem pesisir yang juga sejalan dengan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sejak 2022 hingga 2026, perusahaan telah menanam total 30.800 pohon mangrove di kawasan pesisir.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, lebih dari 50 karyawan dan tenaga pemasar Prudential Indonesia turut mengikuti sesi edukasi dan seremoni penanaman di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta Utara.

Kegiatan tersebut dirancang untuk memperluas pemahaman mengenai pentingnya mangrove dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir sekaligus mendorong keterlibatan langsung dalam aksi pelestarian lingkungan.

Maria Rosalinda, Direktur Kepatuhan sekaligus Chief Risk & Compliance Officer Prudential Indonesia, mengatakan bahwa keberlanjutan bukan hanya berkaitan dengan bisnis, tetapi juga dengan perlindungan lingkungan tempat masyarakat hidup dan berkembang.

Menurutnya, keterlibatan karyawan dan tenaga pemasar melalui penanaman mangrove menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata yang dapat memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan dan generasi mendatang.

Mendukung Target Iklim Nasional

Manfaat penanaman mangrove juga berkaitan dengan agenda mitigasi perubahan iklim Indonesia. Ekosistem mangrove dikenal memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan karbon sehingga berkontribusi dalam upaya menekan emisi gas rumah kaca.

Potensi penyerapan 181,5 ton CO₂e dari program ini dinilai sejalan dengan kebijakan Indonesia’s Forestry and Other Land Use atau FOLU Net Sink 2030.

Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan sektor kehutanan dan penggunaan lahan mencapai tingkat emisi bersih sebesar minus 140 juta ton CO₂e pada 2030. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah memperkuat kemampuan ekosistem dalam menyerap serta menyimpan karbon.

Bimo Soewadji, Co-Founder dan Chief Executive Officer CarbonEthics, mengatakan restorasi mangrove dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi lingkungan maupun masyarakat pesisir. Menurutnya, dampak restorasi akan menjadi lebih luas apabila dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak secara konsisten.

Prudential Indonesia bersama CarbonEthics menanam 5.500 mangrove untuk membantu melindungi pesisir Jakarta dari abrasi dan perubahan iklim.

Konsistensi Program Lingkungan Prudential Indonesia

Penanaman 5.500 mangrove melanjutkan berbagai program keberlanjutan yang telah dijalankan Prudential Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Selain menanam 30.800 mangrove sejak 2022 hingga 2026, perusahaan mencatat penurunan konsumsi air operasional sebesar 67% pada dua gedung operasional. Prudential Indonesia juga berhasil mengumpulkan dan mendaur ulang sekitar 0,2 ton sampah selama penyelenggaraan PRUActive Family.

Melalui berbagai program tersebut, Prudential Indonesia berupaya mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam praktik bisnis sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Informasi mengenai capaian dan program keberlanjutan perusahaan juga tercantum dalam Laporan Keberlanjutan Prudential Indonesia 2025.

(Rutinitas Media)