Samsung Perkuat Era Foldable lewat Galaxy Z Fold8 Series

Samsung memperkuat kepemimpinan foldable di Indonesia lewat Galaxy Z Fold8 Series dengan desain baru, Flex Titanium, Galaxy AI, dan fitur produktivitas.

Samsung Electronics Indonesia kembali memperkuat posisinya di pasar smartphone lipat melalui kehadiran Galaxy Z Fold8 Series. Memasuki tujuh tahun perjalanan di kategori foldable, Samsung menghadirkan generasi terbaru dengan perpaduan desain premium, inovasi hardware, serta dukungan Galaxy AI untuk menjawab kebutuhan produktivitas dan gaya hidup pengguna di Indonesia.

Perubahan kebutuhan pengguna menjadi salah satu faktor utama di balik pengembangan perangkat terbaru ini. Smartphone dengan layar konvensional kini dinilai semakin terbatas ketika digunakan untuk menangani teks, visual, hingga data secara bersamaan. Di sisi lain, konsumen foldable juga tidak lagi hanya mencari bentuk perangkat yang unik, tetapi menginginkan fungsi yang lebih maksimal dalam aktivitas sehari-hari.

“Pengalaman selama tujuh tahun tidak bisa direplikasi secara instan. Hanya Samsung yang memiliki kedalaman pemahaman konsumen untuk menghadirkan tiga form factor sekaligus dalam satu generasi untuk menjawab beragam gaya hidup penggunanya,” ujar Harry Lee, President of Samsung Electronics Indonesia.

Menurut Harry, melalui Galaxy Z8 Series, Samsung ingin menghadirkan lebih dari sekadar smartphone lipat dengan terus menyempurnakan pengalaman mobile sesuai kebutuhan penggunanya.

Samsung memperkuat kepemimpinan foldable di Indonesia lewat Galaxy Z Fold8 Series dengan desain baru, Flex Titanium, Galaxy AI, dan fitur produktivitas.

Tiga Galaxy Foldable untuk Kebutuhan Berbeda

Indonesia menjadi salah satu pasar strategis Samsung di kawasan Asia Tenggara. Masukan pengguna perangkat foldable generasi sebelumnya, terutama mengenai durabilitas serta kenyamanan penggunaan, turut menjadi dasar pengembangan lini terbaru ini.

Samsung membekali Galaxy Z Fold8 Ultra dan Galaxy Z Fold8 dengan teknologi Flex Titanium pada bagian layar untuk meningkatkan aspek ketahanan. Berdasarkan survei internal Samsung di Samsung Store, 50% konsumen yang datang secara khusus menyukai varian Ultra karena keunggulan durabilitas layarnya.

Galaxy Z Fold8 Ultra diarahkan untuk pengguna yang membutuhkan produktivitas tinggi, performa maksimal, dan kemampuan multitasking tingkat lanjut.

Sementara itu, Galaxy Z Fold8 hadir sebagai perangkat yang lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari. Smartphone ini menggunakan desain bergaya paspor dengan bobot 201 gram. Samsung juga membekalinya dengan rasio layar 10:16 serta sistem dual camera 50MP yang didukung fitur real-time tracking My FanCam.

Galaxy Z Flip8 melengkapi lini tersebut dengan desain compact dan stylish. Model ini menyasar pengguna yang lebih mengutamakan mobilitas serta ekspresi diri melalui sebuah perangkat foldable.

Respons konsumen Indonesia terhadap Galaxy Z Fold8 juga terlihat cukup tinggi. Berdasarkan survei internal Samsung di Samsung Store, sebanyak 58% pengunjung mengaku tertarik dengan perangkat tersebut. Dari konsumen yang tertarik, 89% menyukai desainnya yang lebih ringkas dibandingkan generasi sebelumnya. Selain itu, 33% menilai rasio layar 10:16 memberikan kenyamanan lebih ketika digunakan untuk mengakses media sosial.

Samsung memperkuat kepemimpinan foldable di Indonesia lewat Galaxy Z Fold8 Series dengan desain baru, Flex Titanium, Galaxy AI, dan fitur produktivitas.

Tujuh Tahun Pengembangan Teknologi Foldable

Setelah tujuh tahun mengembangkan perangkat foldable, Samsung melihat kategori ini semakin berkembang menjadi bagian penting dari industri smartphone global.

Berbagai inovasi terus disempurnakan, mulai dari struktur engsel, layar Flex Titanium, sistem keamanan Samsung Knox, hingga integrasi dengan perangkat wearable seperti Galaxy Watch Ultra2.

Samsung meyakini smartphone foldable akan terus berkembang sebagai bagian dari portofolio perangkat flagship perusahaan. Selain melalui inovasi produk, perusahaan juga berupaya memperluas akses pembelian dan memperkuat jaringan layanan purna jual.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Samsung dalam menghadirkan pengalaman perangkat foldable yang semakin matang bagi konsumen Indonesia, sekaligus mempertahankan momentum yang telah dibangun selama tujuh generasi pengembangan smartphone lipat.

(Rutinitas Media)