PT Sasa Inti kembali memperkuat komitmennya terhadap pembangunan masyarakat berkelanjutan melalui pengembangan fasilitas pendidikan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Langkah tersebut diwujudkan lewat peresmian renovasi fasilitas edukasi terpadu TK Melati di Desa Gending pada 3 September 2026.
Program ini dijalankan melalui sinergi antara PT Sasa Inti, Pemerintah Kabupaten Probolinggo, serta dukungan bahan bangunan dari Ikatan Pengusaha Bahan Bangunan atau IPBI. Inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap Sustainable Development Goals, terutama SDG 4 mengenai Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 terkait kemitraan pembangunan berkelanjutan.
Pendidikan Berjalan Bersama Industri Hijau
Penguatan fasilitas pendidikan tersebut berjalan beriringan dengan penerapan prinsip keberlanjutan di Pabrik Sasa Gending. Sebagai salah satu pusat manufaktur utama perusahaan di Indonesia, fasilitas tersebut mengembangkan operasional berbasis industri hijau dan ekonomi sirkular.
Sasa memanfaatkan energi terbarukan melalui pembangkit listrik tenaga surya atap bersama Suryanesia. Perusahaan juga menerapkan teknologi Plasma Nano Bubble untuk efisiensi penggunaan air serta mengolah produk sampingan produksi menjadi Pupuk Organik Cair alami yang dapat dimanfaatkan oleh petani lokal.
Selain aspek lingkungan, Sasa bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Gending dalam kegiatan kebersihan lingkungan serta mendorong penyerapan tenaga kerja dari masyarakat sekitar.
Renovasi TK Melati Jadi Investasi SDM Masa Depan
PT Sasa Inti menilai keberlanjutan industri perlu berjalan seimbang dengan investasi jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Setelah sebelumnya memberikan dukungan kepada PAUD Among Putra, perusahaan melanjutkan program tersebut melalui renovasi total gedung TK Melati.
Renovasi mendapat dukungan pasokan bahan bangunan dari empat mitra IPBI, yaitu PT Impact Pratama Industri Tbk, Sirkular Karya Indonesia, PT Aditya Sarana Graha, serta PT Bina Adidaya.
Presiden Direktur PT Sasa Inti, Shiv Ranjan Sahgal, menjelaskan bahwa kehadiran perusahaan di Gending tidak dapat dipisahkan dari masyarakat sekitar. Menurutnya, pertumbuhan bisnis harus mampu menciptakan nilai jangka panjang, termasuk melalui peningkatan kualitas hidup dan pendidikan generasi muda.
Renovasi TK Melati pun diharapkan menghadirkan ruang belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi anak usia dini sekaligus menjadi investasi dalam membangun fondasi SDM masa depan.

Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Chief Manufacturing Officer PT Sasa Inti, Snowerdi Sumardi, menambahkan bahwa keseimbangan antara performa produksi, keselamatan kerja, kelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dari operasional Pabrik Sasa Gending.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris juga menyambut positif kontribusi Sasa dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, industri manufaktur, dan mitra asosiasi menjadi kunci dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Peresmian gedung baru ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita, serta peninjauan fasilitas. Dalam kegiatan tersebut, Sasa turut memberikan santunan kepada anak yatim dan membagikan paket perlengkapan sekolah bagi siswa TK Melati.
Ke depan, PT Sasa Inti berkomitmen untuk terus memperluas program keberlanjutan yang mengintegrasikan pertumbuhan industri, perlindungan lingkungan, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat di Probolinggo dan wilayah lainnya.
(Rutinitas Media)

