Samsung Electronics resmi memperluas peluncuran One UI 9 ke lebih banyak perangkat Galaxy. Pembaruan antarmuka terbaru ini mulai tersedia untuk Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra setelah sebelumnya diperkenalkan melalui Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, serta Galaxy Z Flip8.
Kehadiran One UI 9 dirancang untuk memberikan pengalaman penggunaan perangkat Galaxy yang semakin mudah dan seamless di berbagai form factor. Samsung juga memperkuat integrasi Galaxy AI melalui sejumlah kemampuan baru yang lebih personal, kontekstual, serta relevan dengan aktivitas sehari-hari pengguna.
Beragam fitur yang dihadirkan mencakup peningkatan kamera, personalisasi informasi, manajemen perangkat, produktivitas, penerjemahan, pemindaian dokumen, hingga keamanan dan privasi.

My FanCam Permudah Pengguna Membuat Konten
Salah satu fitur baru yang menjadi sorotan di One UI 9 adalah My FanCam. Fitur ini mampu melacak orang yang dipilih pengguna dalam rekaman video secara otomatis.
Sistem kemudian menyesuaikan komposisi gambar agar subjek tetap berada di tengah frame, bahkan ketika orang tersebut terus bergerak. Dengan teknologi tersebut, pengguna dapat menghasilkan video yang lebih fokus tanpa harus melakukan banyak penyuntingan secara manual.
My FanCam bisa dimanfaatkan ketika merekam penampilan anak, teman yang sedang menari, hingga pertandingan olahraga. Pengguna cukup menentukan orang yang ingin disorot, sementara sistem akan membantu menjaga posisi subjek sebagai pusat perhatian.
Samsung juga memperkenalkan Generative and Editable Cards pada Now Brief. Pengguna dapat menentukan informasi yang ingin ditampilkan dalam ringkasan harian, mulai dari kesehatan, cuaca, hingga video.
Fitur Warranty and Care turut mempermudah pengelolaan perangkat. Melalui menu Pengaturan, pengguna dapat memeriksa cakupan garansi perangkat yang terhubung, melakukan diagnosis mandiri, melihat estimasi biaya perbaikan, mengelola Samsung Care+, hingga membuat janji servis.
Galaxy AI Semakin Memahami Konteks Pengguna
Samsung turut mengembangkan sejumlah kemampuan berbasis AI agar aktivitas sehari-hari dapat diselesaikan dengan lebih sedikit langkah.
Now Nudge, misalnya, dapat menampilkan saran berdasarkan konteks aktivitas yang sedang dilakukan. Saat pengguna membuat rencana melalui pesan, sistem dapat menampilkan detail reservasi atau menawarkan pilihan untuk menyimpan lokasi yang dibagikan tanpa harus keluar dari percakapan.
Creative Studio juga semakin pintar dalam memberikan rekomendasi ide pembuatan gambar berdasarkan acara atau momen yang akan datang. Ketika ulang tahun seseorang semakin dekat, misalnya, pengguna dapat memperoleh prompt untuk membuat gambar bertema atau ucapan yang lebih personal.
Peningkatan lain hadir melalui Interpreter. Fitur ini mendapatkan Thread View yang memungkinkan pengguna mengakses percakapan terjemahan sebelumnya dengan lebih mudah.
Conversation Mode juga diklaim bekerja lebih cepat, sedangkan pemutaran suara melalui Galaxy Buds yang kompatibel menjadi lebih responsif. Hal tersebut diharapkan membuat percakapan lintas bahasa terasa lebih alami dengan jeda yang semakin minim.

Pemindaian Dokumen dan Voice Recorder Lebih Praktis
Melalui pembaruan One UI 9, Samsung meningkatkan kemampuan Document Scan untuk menangani dokumen dengan kondisi yang lebih kompleks.
Pengguna dapat memindai halaman buku yang melengkung atau kertas dengan sudut terlipat tanpa banyak melakukan penyesuaian manual. Tampilan pemindaian juga dioptimalkan untuk perangkat Galaxy berlayar besar.
Samsung turut meningkatkan Finger Eraser untuk membantu menghasilkan dokumen digital yang terlihat lebih rapi dan siap digunakan.
Voice Recorder juga mendapat penyegaran. Hasil rekaman kini dapat dirangkum ke dalam struktur informasi yang lebih jelas menggunakan elemen seperti heading dan tabel. Dengan format tersebut, pengguna bisa menemukan poin penting dari sebuah rekaman dengan lebih cepat.

One UI 9 Tingkatkan Keamanan dan Privasi
Selain menghadirkan peningkatan pada produktivitas, Samsung memperkuat aspek keamanan dan privasi melalui One UI 9.
Security Brief dapat menampilkan informasi keamanan penting langsung melalui Now Brief. Informasi tersebut mencakup peringatan malware, aplikasi dari sumber tidak dikenal, hingga izin aplikasi yang dinilai tidak diperlukan.
Dengan pendekatan ini, pengguna dapat lebih cepat memahami potensi masalah keamanan dan menentukan tindakan yang perlu dilakukan.
Samsung juga menghadirkan Enhanced Privacy Alerts yang memanfaatkan on-device AI. Teknologi ini mampu mengidentifikasi potensi risiko privasi, termasuk ketika aplikasi yang berjalan di latar belakang mencoba mengakses izin tertentu yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
Scam Detection turut diperluas ke lebih banyak negara dan bahasa. Dengan cakupan yang semakin luas, lebih banyak pengguna Galaxy di pasar yang didukung dapat memperoleh perlindungan terhadap potensi panggilan penipuan.
Melalui berbagai peningkatan tersebut, One UI 9 tidak sekadar membawa perubahan tampilan. Samsung berupaya menjadikan pengalaman Galaxy semakin personal, praktis, aman, serta mampu memahami kebutuhan pengguna melalui pemanfaatan Galaxy AI yang semakin terintegrasi.
(Rutinitas Media)

