Motherboard ASUS AMD 800 Series di CES 2026: Lebih AI

ASUS rilis motherboard AMD 800 series di CES 2026: dukung Ryzen 9000 Zen 5, PCIe lebih optimal, DDR5 lebih kencang, WiFi 7, USB4, dan fitur EZ DIY.

Di ajang CES 2026, ASUS memperkenalkan rangkaian lengkap motherboard AMD terbaru untuk pengguna PC modern—mulai dari kelas enthusiast hingga kreator profesional. Portofolio ini mencakup model ROG X870E serta pembaruan Neo series pada lini ROG Strix, TUF Gaming, dan ProArt untuk platform X870E, X870, dan B850. Seluruhnya dirancang untuk mendukung prosesor AMD Zen 5 Ryzen™ 9000 Series terbaru, sekaligus membawa penyempurnaan yang fokus pada dua hal: performa yang meningkat dan proses perakitan yang lebih mudah.

Fitur baru untuk performa, AI, dan kemudahan rakit PC

Pada pembaruan generasi ini, ASUS menambahkan sejumlah fitur yang membantu pengguna memaksimalkan sistem sejak tahap perakitan. Untuk memori DDR5, hadir dukungan seperti AEMP, NitroPath DRAM, dan DIMM Fit yang mempermudah pemasangan kit memori sekaligus mengoptimalkan stabilitas serta potensi kinerja. ASUS juga menyasar kebutuhan komputasi AI yang makin relevan dengan menghadirkan AI Cache Boost, fitur yang ditujukan untuk mempercepat alur kerja LLM (large language model) pada skenario tertentu.

Agar proses membangun PC terasa lebih ramah bagi pengguna, ASUS menyertakan ASUS AI Advisor—asisten perakitan berbasis AI yang menggunakan bahasa sehari-hari untuk membantu memahami langkah, fitur, dan konfigurasi. Dari sisi konektivitas, motherboard baru ini membawa dukungan USB4®, WiFi 7, serta rangkaian pembaruan EZ PC DIY yang berorientasi pada penyesuaian performa, efisiensi pendinginan, konektivitas yang lebih siap masa depan, dan pengalaman rakit yang lebih rapi.

ASUS rilis motherboard AMD 800 series di CES 2026: dukung Ryzen 9000 Zen 5, PCIe lebih optimal, DDR5 lebih kencang, WiFi 7, USB4, dan fitur EZ DIY.

Upgrade besar pada UEFI BIOS: lebih lega, lebih siap ke depan

Pembaruan yang cukup signifikan hadir pada UEFI BIOS. ASUS kini menggunakan chip BIOS berkapasitas lebih besar, yaitu 64MB, untuk mendukung antarmuka yang lebih modern serta kompatibilitas yang luas dengan prosesor AM5 terbaru dan generasi berikutnya. Dampaknya, pengalaman pengguna saat mengatur sistem dibuat lebih lancar dan minim hambatan.

Menariknya, motherboard ini juga menyertakan driver WiFi bawaan yang membantu pengguna langsung terkoneksi internet saat instalasi Windows. Dengan begitu, proses setup jadi lebih cepat karena tidak perlu lagi menyiapkan flash drive USB khusus untuk memasang driver jaringan.

Untuk WiFi, ASUS menambahkan ASUS MLO Wizard yang dapat menganalisis lingkungan jaringan pengguna untuk mendukung Multi-Link Operation di perangkat, router, dan sistem operasi yang kompatibel. Tidak berhenti di analisis, fitur ini juga memvisualisasikan kapasitas trafik terkini pada tiap band frekuensi router—membantu pengguna memahami kondisi jaringan dan memilih konfigurasi yang paling optimal.

Pendingin ROG Strix LC IV dan terobosan AIO Q-Connector

ASUS turut menyorot sisi pendinginan lewat ROG Strix LC IV Series terbaru. Pendingin ini membawa layar full-color 5,08 inci dan dirancang untuk memadukan performa tinggi dengan kenyamanan akustik. ASUS menyediakan dua opsi—standard-tubing dan short-tubing—agar perakit dapat memilih yang paling sesuai dengan gaya casing dan kebutuhan penataan komponen.

Inovasi paling mencuri perhatian adalah AIO Q-Connector terbaru. Pada motherboard yang kompatibel, AIO Q-Connector memungkinkan pompa, kipas, atau LCD terhubung tanpa perlu kabel tambahan. Pengguna cukup menyelaraskan titik kontak, lalu sinyal kontrol ditransmisikan secara nirkabel melalui konektor. Bagi perakit yang mengejar tampilan clean dan manajemen kabel rapi, pendekatan ini menjadi solusi yang sangat relevan.

Tata letak jalur PCIe yang lebih “masuk akal” untuk PC masa kini

Kebutuhan modern—terutama game berukuran besar, SSD bertumpuk, capture card, sampai workflow AI—membuat pemakaian jalur PCIe® makin krusial. Karena jumlah jalur PCIe dibatasi oleh platform CPU, ASUS mengoptimalkan tata letak jalur PCIe pada sejumlah motherboard AM5 pilihan agar pengguna bisa memasang lebih banyak perangkat tanpa mengorbankan komponen utama.

Contohnya pada ROG Strix X870E-E Gaming WiFi7 Neo, pengguna dapat memasang dua SSD M.2 PCIe 5.0 dan tiga SSD M.2 PCIe 4.0, sambil tetap menjalankan kartu grafis di mode PCIe 5.0 x16. Ini dimungkinkan melalui pembagian bandwidth antara port USB4 dan slot M.2 kedua—strategi yang memberi ruang ekspansi lebih luas tanpa mengorbankan performa GPU.

Untuk gaming dan streaming kelas atas, ASUS menghadirkan ROG Crosshair X870E Glacial, pemenang CES Innovation Award 2026. Motherboard ini menawarkan bandwidth penuh untuk slot PCIe 5.0 x16 pertama dan dua slot PCIe 5.0 M.2, sekaligus tetap mendukung slot PCIe kedua berjalan pada PCIe 3.0 x4. Konfigurasi ini dirancang agar performa gaming tetap maksimal, namun bandwidth masih cukup untuk perangkat seperti capture card.

Pada kebutuhan workstation multi-GPU untuk kreator dan AI, ProArt B850-Creator WiFi Neo dan ROG Crosshair X870E Glacial menyediakan sepasang slot PCIe x16 yang dapat beroperasi dalam konfigurasi x8/x8, membantu alur kerja kreatif dan komputasi AI berjalan lebih mulus.

Lompatan performa memori DDR5 lewat optimasi manufaktur

ASUS juga menekankan peningkatan besar pada performa memori. Sejumlah motherboard AM5 terbaru mengusung desain PCB bergaya kelas server dengan proses manufaktur ultra-low-etch yang meningkatkan konsistensi material dan kerataan. Pendekatan ini memperkuat struktur grounding untuk menekan interferensi listrik, memperbaiki komunikasi upstream, dan mengoptimalkan penyesuaian sinyal—berdampak pada stabilitas dan headroom overclocking.

Ditambah lagi, ASUS menerapkan back drilling untuk meningkatkan kualitas data, lapisan tembaga 2 ons pada jalur daya untuk stabilitas pengiriman daya dan pembuangan panas, serta desain 8 lapisan agar sinyal berkecepatan tinggi ke DDR5 dan PCIe 5.0 tetap bersih dan stabil. Kombinasi ini juga memperluas kompatibilitas kit DDR5—membuka akses ke kapasitas lebih besar dan frekuensi lebih tinggi.

Beberapa model juga dibekali NitroPath DRAM dengan gold finger pin lebih pendek dan jalur sinyal yang dioptimalkan agar transfer data DRAM–CPU lebih cepat. Selain kinerja, ASUS meningkatkan durabilitas slot sehingga cocok untuk enthusiast yang sering upgrade memori ke kit tercepat.

Di level BIOS, DIMM Fit menganalisis modul memori secara akurat untuk mengoptimalkan kinerja sekaligus mendeteksi potensi masalah. Pada model tertentu, DIMM Fit Pro memberi ruang kustomisasi tambahan.

ASUS juga bekerja sama dengan G.SKILL untuk menghadirkan dukungan memori 4-rank pada platform X870E melalui modul UDIMM. Pada ROG Crosshair X870E Apex 4-RANK, pengguna bisa memanfaatkan kapasitas per-DIMM 4-rank yang lebih tinggi—ideal untuk beban data masif seperti AI, engineering, dan kreasi konten, sekaligus mendukung multitasking ekstrem berkat efisiensi transfer dan latensi yang tetap kompetitif. Di CES, ASUS juga memamerkan memori 4-rank seperti modul ADATA di platform Intel® Z890 dan modul G.SKILL di platform AMD X870E.

ASUS rilis motherboard AMD 800 series di CES 2026: dukung Ryzen 9000 Zen 5, PCIe lebih optimal, DDR5 lebih kencang, WiFi 7, USB4, dan fitur EZ DIY.

Perakitan makin rapi dengan EZ DIY dan pendinginan SSD yang matang

Untuk menjawab tantangan manajemen kabel pada AIO, beberapa motherboard ASUS AM5 terbaru mengadopsi Q-Connector tanpa kabel untuk menghubungkan pendingin cair AIO yang kompatibel, sehingga penumpukan kabel dapat ditekan signifikan.

ASUS juga menyempurnakan mekanisme pelepas kartu grafis karena ukuran heatsink dan backplate GPU makin besar. Pada model seperti ROG Crosshair X870E Glacial, hadir PCIe Q-Release Switch terbaru yang menggunakan tuas sederhana untuk mengontrol dua slot ekspansi sekaligus—membuat upgrade hardware jauh lebih praktis.

Untuk penyimpanan, aksesori seperti ROG Q-DIMM.2 dan ROG Hyper M.2 versi terbaru kini mengusung desain tanpa sekrup dan mendukung total hingga 7 perangkat M.2 pada motherboard tertentu. ASUS melengkapi dengan heatsink M.2 Q-Release, M.2 Q-Latch (bebas alat), dan M.2 Q-Slide. Khusus SSD M.2 PCIe 5.0, desain heatsink M.2 pada ROG terbaru mengandalkan vapor chamber 3D untuk area pendinginan lebih luas dan pemasangan yang mudah. Bahkan, ROG Memory Q-Fan pada Crosshair X870E Glacial dipasang secara magnetis tanpa sekrup untuk membantu meredam panas memori DDR5 berperforma tinggi.

Sebagian model juga mendukung front-panel USB Type-C dengan Quick Charge 4+ hingga 60 watt. Perlu dicatat, ketersediaan fitur dapat berbeda tergantung model motherboard.

Bagi pengguna yang ingin menggali detail lebih lengkap, ASUS juga menyediakan panduan khusus untuk motherboard ASUS AMD 800 series—berguna sebagai referensi sebelum memilih model yang paling sesuai dengan kebutuhan gaming, produktivitas, hingga workflow AI.

(Rutinitas Media)