Repeat After Death Rilis di Steam 17 April 2026

Industri game lokal kembali mencatat kabar positif. Studio game asal Indonesia, Exploding Soes, resmi bersiap meluncurkan game perdana mereka berjudul Repeat After Death di platform Steam pada 17 April 2026. Kehadiran game ini menjadi pencapaian penting bagi studio tersebut setelah sebelumnya dikenal sebagai finalis sekaligus peraih juara kedua pada Garena Game Jam edisi pertama tahun 2023.

Garena Indonesia mengumumkan perkembangan ini sebagai bukti nyata bahwa talenta lokal mampu tumbuh dan menembus industri game yang lebih luas. Bagi Exploding Soes, perilisan Repeat After Death bukan sekadar peluncuran game baru, tetapi juga menandai langkah besar dari sebuah proyek kompetisi menuju produk komersial yang siap dinikmati pemain PC.

Hadir sebagai Game Action Platformer dengan Mekanik Unik

Repeat After Death mengusung genre action platformer dengan sentuhan roguelite yang menawarkan pengalaman bermain berbeda. Daya tarik utamanya terletak pada mekanik permainan yang tidak biasa, yakni pemain harus menghadapi sekaligus menghindari pergerakan karakter mereka sendiri dari percobaan sebelumnya.

Repeat After Death Rilis di Steam 17 April 2026

Repeat After Death Rilis di Steam 17 April 2026

Konsep tersebut menciptakan tantangan yang terus berkembang di setiap sesi permainan. Alih-alih hanya melawan musuh atau rintangan yang statis, pemain juga perlu memperhitungkan jejak aksi mereka di masa lalu. Hal ini membuat setiap percobaan terasa semakin kompleks, dinamis, dan menuntut strategi yang lebih matang.

Pendekatan gameplay seperti ini memberi identitas kuat pada Repeat After Death. Setiap run bukan hanya tentang bertahan hidup, tetapi juga soal membaca pola, beradaptasi cepat, dan mengantisipasi konsekuensi dari tindakan sebelumnya.

Tantangan Dungeon, Monster, dan Boss Jadi Sajian Utama

Dalam game ini, pemain akan diajak menjelajahi berbagai dungeon yang dipenuhi tantangan. Di sepanjang perjalanan, mereka harus menghadapi monster, menaklukkan boss, dan bertahan dari situasi yang kian intens dari waktu ke waktu.

Yang membuat pengalaman bermain semakin menarik adalah kehadiran “versi masa lalu” dari karakter pemain sendiri. Mekanik ini menambah lapisan tantangan baru karena pemain tidak hanya dituntut menguasai kontrol permainan, tetapi juga memahami bagaimana pola gerak sebelumnya bisa memengaruhi jalannya permainan di percobaan berikutnya.

Kombinasi antara aksi cepat, elemen roguelite, dan sistem replayability tersebut menjadikan Repeat After Death berpotensi menarik perhatian penggemar game action yang mencari sesuatu yang segar sekaligus menantang.

Berawal dari Proyek Ghosting di Garena Game Jam 2023

Sebelum hadir dengan nama Repeat After Death, game ini merupakan pengembangan dari proyek awal berjudul Ghosting yang dibuat Exploding Soes dalam ajang Garena Game Jam 2023. Saat itu, proyek tersebut berhasil meraih posisi juara kedua dan mendapat perhatian berkat inovasi sistem replayability yang diusung.

Konsep yang awalnya diperkenalkan dalam format game jam kemudian dikembangkan lebih jauh menjadi produk yang lebih matang. Exploding Soes melakukan berbagai penyempurnaan, mulai dari sisi visual, gameplay, hingga sistem progresi yang kini dibuat lebih dalam dan terstruktur.

Transformasi dari Ghosting menjadi Repeat After Death menunjukkan bagaimana ide kreatif dari ajang kompetisi dapat berkembang menjadi karya yang memiliki potensi kuat di pasar game PC.

Bukti Talenta Lokal Bisa Tumbuh ke Industri Lebih Luas

Kehadiran Repeat After Death juga menjadi contoh konkret peran Garena Game Jam sebagai wadah pengembangan talenta kreator game di Indonesia. Dari sebuah kompetisi, lahir studio yang mampu membawa proyeknya ke tahap perilisan resmi di Steam, salah satu platform distribusi game PC terbesar di dunia.

Pencapaian Exploding Soes memperlihatkan bahwa ekosistem game lokal memiliki peluang besar untuk terus berkembang jika mendapat ruang, dukungan, dan eksposur yang tepat. Bagi industri game Indonesia, langkah ini menjadi sinyal positif bahwa karya developer lokal semakin siap bersaing dan menjangkau audiens yang lebih luas.

Dengan jadwal rilis pada 17 April 2026, Repeat After Death menjadi salah satu game lokal yang layak dinantikan, terutama bagi pemain yang menyukai tantangan action platformer dengan konsep permainan yang tidak biasa.

(Rutinitas Media)