Samsung Electronics kembali memperkuat posisinya di persimpangan seni dan teknologi dengan menghadirkan Koleksi Art Basel Hong Kong 2026 melalui Samsung Art Store. Sebagai pemimpin global di industri display sekaligus Official Art TV Partner untuk Art Basel, Samsung membawa pengalaman menikmati karya seni kontemporer ke ranah digital dengan kualitas visual tinggi yang dapat dinikmati langsung dari rumah.
Koleksi ini diperkenalkan bertepatan dengan penyelenggaraan Art Basel Hong Kong 2026 yang berlangsung pada 27–29 Maret di Hong Kong Convention and Exhibition Centre. Dalam ajang tersebut, Samsung juga menampilkan demonstrasi khusus yang memperlihatkan bagaimana teknologi Micro RGB, OLED, dan The Frame Pro mampu menampilkan detail karya seni dengan sangat presisi dan realistis.
Samsung Art Store Perluas Pengalaman Seni Digital
Peluncuran koleksi terbaru ini menjadi bagian dari kolaborasi jangka panjang Samsung dengan Art Basel yang telah berlangsung selama enam tahun. Melalui Samsung Art Store, pengguna kini dapat mengakses karya-karya pilihan dalam resolusi 4K, sehingga pengalaman melihat seni tidak lagi terbatas pada ruang galeri fisik.
Samsung menegaskan bahwa kehadiran koleksi ini bukan hanya menghadirkan karya kelas dunia ke platform digital, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat luas untuk mengubah rumah mereka menjadi galeri pribadi. Dengan teknologi display canggih, karya seni bernilai tinggi dapat tampil lebih autentik, hidup, dan mendekati bentuk aslinya.

Koleksi Art Basel Hong Kong 2026 Tampilkan 25 Karya Seni
Koleksi Art Basel Hong Kong 2026 menghadirkan 25 karya seni dari 20 seniman kontemporer, baik yang sedang berkembang maupun yang telah memiliki reputasi internasional. Para seniman tersebut diwakili oleh delapan galeri ternama, yaitu Bank, CLC Gallery Venture, Don Gallery, Tomio Koyama, Pearl Lam, Lin & Lin, Rossi & Rossi, dan Vacancy.
Kurasi koleksi ini menampilkan keberagaman budaya dan sudut pandang yang menjadi ciri kuat ekosistem seni kontemporer Hong Kong. Salah satu sorotan utama datang dari karya 11 seniman Tiongkok yang merepresentasikan perjalanan enam dekade praktik seni kontemporer, sekaligus memperlihatkan hubungan antara warisan budaya dan pendekatan artistik modern.
Selain itu, ada pula karya “Europa” (2016) dari Michael Najjar, seorang seniman asal Jerman yang juga dikenal sebagai astronot terlatih dan dijadwalkan mengikuti misi luar angkasa menggunakan VSS Unity milik Virgin Galactic. Koleksi ini juga mencakup “Ken” (2023) karya Sun Yitian, yang namanya telah dikenal di berbagai koleksi internasional dan pernah berkolaborasi dengan Nicolas Ghesquière untuk koleksi Louis Vuitton Pre-Fall 2024.
Tak kalah penting, Samsung turut menghadirkan karya “Wheatfield A” (1994) dan “Untitled” (1995) dari Ha Bik Chuen, seniman kontemporer otodidak yang arsip karyanya kini didigitalisasi oleh Asia Art Archive untuk kepentingan riset akademik.
Koleksi Lee Kun-Hee Turut Dihadirkan di Samsung Art Store
Dalam rangka merayakan Art Basel Hong Kong 2026, Samsung juga membawa 20 karya pilihan dari Koleksi Lee Kun-Hee ke Samsung Art Store melalui kerja sama dengan National Museum of Korea. Koleksi milik mendiang Chairman Samsung, Lee Kun-Hee, dikenal sebagai salah satu koleksi seni privat paling berpengaruh di Korea.
Hadirnya koleksi ini mencerminkan komitmen Samsung terhadap pelestarian budaya sekaligus perluasan akses publik terhadap karya seni bernilai sejarah tinggi. Beberapa karya yang ditampilkan antara lain “Sun, Moon, and Five Peaks,” “Ten Symbols of Longevity,” dan “Scholar’s Accoutrements in a Bookcase.” Karya-karya tersebut dinilai memiliki pengaruh besar dalam perkembangan diskursus seni lintas generasi dan tetap relevan hingga kini.
Koleksi Lee Kun-Hee ini akan tersedia di Samsung Art Store hingga Januari 2027, memberikan kesempatan lebih luas bagi audiens global untuk menikmati warisan seni Korea dalam format digital premium.

Samsung Art TV Satukan Seni dan Teknologi
Melalui lini Samsung Art TV 2026, perusahaan semakin menegaskan keyakinannya bahwa seni seharusnya hadir sebagai bagian alami dari ruang hidup sehari-hari. Portofolio ini dipimpin oleh Samsung The Frame dan Samsung The Frame Pro, dua lifestyle TV yang menggabungkan desain elegan dengan inovasi display untuk menghadirkan pengalaman menikmati seni yang lebih imersif.
Selain itu, lini ini juga mencakup Micro RGB, Neo QLED, dan OLED, memberi konsumen lebih banyak pilihan untuk menghadirkan pengalaman seni premium di rumah. Samsung Art Store sendiri kini tersedia di seluruh lini Samsung Art TV, dengan akses ke lebih dari 5.000 karya seni dari lebih dari 80 mitra global, termasuk koleksi terbaru dari Art Basel Hong Kong 2026.
Sebagai merek TV nomor satu di dunia selama 20 tahun berturut-turut, Samsung terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan teknologi display yang tidak hanya unggul secara visual, tetapi juga mampu membawa seni lebih dekat ke kehidupan sehari-hari.
(Rutinitas Media)



