Samsung masuk Most Innovative Companies 2026 versi Fast Company berkat Ocean Mode untuk mendukung pemantauan dan restorasi terumbu karang.

Samsung Electronics kembali mencatat pencapaian penting di tingkat global. Perusahaan teknologi asal Korea Selatan tersebut masuk dalam daftar 2026 Most Innovative Companies versi Fast Company. Dalam daftar ini, Samsung menempati peringkat ke-7 untuk kategori Corporate Social Responsibility berkat inovasi bernama Ocean Mode.

Ocean Mode merupakan fitur kamera Galaxy yang dirancang untuk mendukung pemantauan dan restorasi terumbu karang. Kehadiran fitur ini menjadi bukti bahwa teknologi mobile tidak hanya berfungsi untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat digunakan untuk membantu isu lingkungan yang lebih luas.

Teknologi Mobile untuk Restorasi Terumbu Karang

Daftar Most Innovative Companies dari Fast Company menyoroti perusahaan dari berbagai sektor dan wilayah yang dinilai mampu membentuk industri serta budaya melalui inovasi. Masuknya Samsung dalam daftar tersebut memperlihatkan bagaimana pengembangan teknologi secara kolaboratif bisa memberikan dampak nyata bagi komunitas lokal di berbagai negara.

Ocean Mode dikembangkan melalui kerja sama Samsung dengan Seatrees dan Scripps Institution of Oceanography di University of California San Diego. Kolaborasi ini berfokus pada pemantauan kondisi bawah laut dan upaya restorasi terumbu karang yang membutuhkan dokumentasi visual akurat.

Hadir untuk Pengguna Galaxy S26

Secara teknis, Ocean Mode meningkatkan kemampuan fotografi bawah laut pada perangkat Galaxy dengan dukungan teknologi imaging yang lebih canggih. Fitur ini membantu menghasilkan gambar bawah laut yang lebih jelas, sehingga dapat mendukung proses observasi dan dokumentasi ekosistem laut.

Awalnya, Ocean Mode hanya dikembangkan untuk penggunaan eksklusif dalam kemitraan tertentu. Namun, Samsung kini mulai menghadirkannya untuk pengguna Galaxy secara lebih luas. Fitur ini tersedia mulai dari seri Galaxy S26 melalui Expert RAW.

Langkah tersebut mencerminkan keyakinan Samsung bahwa teknologi yang bermakna tidak hanya memperkaya pengalaman pengguna, tetapi juga dapat membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam pelestarian lingkungan.

(Rutinitas Media)