MBR Omega menjuarai FFNS 2026 Fall setelah meraih Booyah pada game kesembilan dalam kemeriahan Pesta 9 Free Fire di Yogyakarta.

MBR Omega berhasil mencatatkan sejarah dengan menjuarai Grand Finals Free Fire Nusantara Series atau FFNS 2026 Fall di Yogyakarta, Minggu, 12 Juli 2026. Gelar tersebut menjadi trofi major pertama bagi tim yang telah berkompetisi di skena esports Free Fire Indonesia sejak 2022.

Kemenangan MBR Omega terasa semakin istimewa karena diraih pada game kesembilan, bertepatan dengan rangkaian Pesta 9 untuk merayakan ulang tahun ke-9 Free Fire. Perayaan di Lapangan Pancasila GSP UGM tersebut kemudian ditutup dengan penampilan Ndarboy Genk di hadapan ribuan penonton.

MBR Omega Menang pada Game Kesembilan

Perjalanan MBR Omega menuju gelar juara FFNS 2026 Fall tidak berlangsung mudah. Dalam kompetisi yang didukung AXIS, ShopeePay, dan Sukro tersebut, MBR Omega telah memasuki fase Champion Rush setelah melewati 80 poin pada game kelima. Mereka mencapai fase tersebut bersamaan dengan Shadow Esports.

Namun, hingga game kedelapan, kedua tim belum berhasil mendapatkan Booyah untuk mengakhiri pertandingan. Situasi justru semakin menegangkan karena jumlah tim yang mencapai Champion Rush terus bertambah.

Memasuki game kesembilan, sebanyak sembilan tim memiliki peluang untuk langsung mengunci gelar juara. MBR Omega harus bersaing dengan Dewa United Horus, Shadow Esports, Kagendra, Borneo Hilang Arah, Jiggle, Gokil Jo Noh, dan sejumlah tim lainnya.

Persaingan mengerucut ketika zona terakhir berada di area Mammoth dalam map Kalahari. MBR Omega, Jiggle, dan Pandora menjadi tiga tim yang masih bertahan. MBR Omega dan Jiggle sama-sama berpeluang menjadi juara karena telah mencapai Champion Rush, sedangkan Pandora dapat memperpanjang pertandingan apabila berhasil merebut Booyah.

MBR Omega memilih bermain sabar dan menghindari pertarungan terbuka. Mereka bergerak ke bawah tebing di sekitar Mammoth untuk mendapatkan posisi yang lebih menguntungkan. Strategi tersebut berhasil membuat mereka menumbangkan Pandora dan Jiggle yang terdesak oleh pergerakan zona.

Booyah pada game kesembilan akhirnya memastikan MBR Omega sebagai juara FFNS 2026 Fall. Mereka menyelesaikan pertandingan dengan 139 poin yang terdiri dari tiga Booyah dan 79 poin eliminasi.

Duet Manted dan Tri Bawa MBR Omega Berjaya

Gelar FFNS 2026 Fall menjadi trofi resmi pertama MBR Omega di kompetisi Free Fire Indonesia. Tim ini sebelumnya hadir dengan nama MBR Epsilon dalam Free Fire Master League Season 5 Division 2, tetapi belum pernah mengangkat piala major.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Salman Alfa Risiy atau MANTED sebagai General Manager dan Tri Julio Edwardo sebagai pelatih. Keduanya telah memiliki pengalaman di berbagai turnamen besar Free Fire.

Manted pernah menjuarai FFML Season VI Division 1 bersama SES Alfaink pada 2022 serta FFML Season 8 bersama Thorrad pada 2023. Sementara itu, Tri pernah membawa Indostars lolos ke FFWS SEA dan Esports World Cup pada 2024.

Kemenangan ini juga mempertemukan kembali Manted dengan Muhammad Akbar atau BARA, pemain yang pernah menjadi bagian dari SES Alfaink. Setelah sempat berpindah tim, BARA kembali merasakan gelar juara bersama mantan pelatihnya tersebut.

Komposisi MBR Omega semakin solid setelah Rafka Dafa Fadhillah atau JOKERZ bergabung menggantikan Fauzan Putra atau LOZZY yang pindah ke Dewa United Horus. JOKERZ kemudian melengkapi roster utama bersama Raihan Faelani atau REEFAELA, Jofantho Dino atau FANNTZY, dan BARA.

Tri Julio menyebut kedisiplinan, kemauan belajar, kerja keras pemain, serta dukungan manajemen menjadi faktor penting di balik keberhasilan MBR Omega. Tim ini juga berhak memperoleh bagian terbesar dari total hadiah senilai Rp850 juta.

Selain membawa pulang gelar juara, MBR Omega resmi menjadi tim kelima dari Indonesia yang akan berlaga di FFWS SEA 2026 Fall. Turnamen tersebut menjadi jalur menuju FFWS Global Finals 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Bangkok, Thailand, pada November 2026.

MBR Omega menjuarai FFNS 2026 Fall setelah meraih Booyah pada game kesembilan dalam kemeriahan Pesta 9 Free Fire di Yogyakarta.

Pesta 9 Free Fire Ditutup Ndarboy Genk

Grand Finals FFNS 2026 Fall turut menjadi bagian dari Pesta 9 Free Fire di Lapangan Pancasila GSP UGM. Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas, seperti bianglala, bull riding, area cosplay, kuliner khas Yogyakarta, serta penampilan Orkes Pensil Alis.

Ndarboy Genk menjadi bintang utama yang menutup rangkaian acara. Musisi bernama asli Helarius Daru Indrajaya itu membawakan 10 lagu, termasuk “Mendung Tanpo Udan” dan “Pamer Bojo”.

Penampilannya berakhir melalui lagu “Koyo Jogja Istimewa” yang dipadukan dengan “Selamat Ulang Tahun” milik Jamrud. Penutup tersebut melengkapi perayaan ulang tahun ke-9 Free Fire bersama pemain, komunitas, penggemar, dan masyarakat Yogyakarta.

(Rutinitas Media)