Lewis Hamilton finis P2 di GP Monaco 2026, sementara Charles Leclerc gagal finis setelah mengalami masalah rem di akhir balapan.

Scuderia Ferrari HP meraih hasil yang terasa manis sekaligus pahit pada Grand Prix Monaco 2026. Balapan yang berlangsung di Monte Carlo pada 7 Juni 2026 tersebut menghadirkan podium penting bagi Lewis Hamilton, tetapi juga menjadi akhir pekan yang mengecewakan bagi Charles Leclerc di balapan kandangnya sendiri.

Hamilton berhasil finis di posisi kedua dan mencatatkan podium ketiganya musim ini. Hasil tersebut juga menjadi podium kedua beruntun bagi sang pembalap setelah sebelumnya tampil kuat di Kanada. Di sisi lain, Leclerc harus mengakhiri balapan lebih cepat hanya beberapa lap sebelum finis, membuat peluang podium di depan publik sendiri hilang begitu saja.

Bagi Ferrari, hasil ini tetap menjadi bukti perkembangan positif tim dalam beberapa pekan terakhir. Podium Hamilton di Monaco menjadi podium ke-841 dalam sejarah Formula 1 Ferrari, sekaligus podium kelima tim dari enam balapan pembuka musim ini. Hasil tersebut juga membantu Ferrari mempertahankan posisi kedua di klasemen Konstruktor, sementara Hamilton juga berada di posisi kedua klasemen Pembalap.

Lewis Hamilton finis P2 di GP Monaco 2026, sementara Charles Leclerc gagal finis setelah mengalami masalah rem di akhir balapan.

Jalannya Balapan GP Monaco 2026

Dua mobil Ferrari memulai balapan dari baris kedua dengan menggunakan ban Medium. Saat start, Max Verstappen tidak melakukan start dengan baik, sehingga Kimi Antonelli mampu mempertahankan posisi terdepan. Hamilton berada di belakangnya, disusul oleh Leclerc yang juga menjaga peluang untuk masuk ke persaingan podium.

Fase awal balapan berjalan relatif tenang tanpa insiden besar. Pada lap ke-30, Hamilton masuk pit untuk mengganti ban ke kompon Hard dan kembali ke lintasan di posisi ketiga. Enam lap setelahnya, Leclerc melakukan strategi serupa. Situasi tersebut membuat Hamilton kembali naik ke posisi kedua, meski ia masih memiliki hukuman penalti lima detik akibat melanggar batas kecepatan di pit lane.

Dengan 25 lap tersisa, Leclerc mulai memangkas jarak terhadap Hamilton. Pembalap asal Monako itu bahkan sempat berada dalam posisi virtual kedua dan terlihat punya peluang besar untuk mengamankan podium di kandangnya. Namun, drama terjadi pada lap ke-61 ketika kecelakaan Lance Stroll memicu Safety Car.

Ferrari memanfaatkan situasi netralisasi tersebut untuk memasang ban Soft pada kedua mobilnya. Hamilton juga menjalani penalti lima detiknya dan tetap berhasil mempertahankan posisi kedua. Namun, akhir pekan Leclerc berubah menjadi mimpi buruk. Saat rombongan pembalap bersiap melakukan restart, ia mengalami masalah pada rem belakang di tikungan terakhir dan menabrakkan SF-26 miliknya ke pembatas lintasan. Insiden itu membuat balapan dihentikan sementara dengan red flag.

Setelah balapan dimulai ulang melalui standing start, tersisa delapan lap sprint menuju garis finis. Hamilton mampu menjaga posisinya hingga akhir dan memastikan finis kedua di GP Monaco 2026.

Lewis Hamilton finis P2 di GP Monaco 2026, sementara Charles Leclerc gagal finis setelah mengalami masalah rem di akhir balapan.

Lewis Hamilton finis P2 di GP Monaco 2026, sementara Charles Leclerc gagal finis setelah mengalami masalah rem di akhir balapan.

Reaksi Hamilton, Leclerc, dan Ferrari

Hamilton menyebut podium di Monaco sebagai hasil yang sangat menggembirakan. Ia senang bisa kembali naik podium untuk kedua kalinya secara beruntun dan berbagi momen tersebut dengan Kimi Antonelli, yang meraih kemenangan pertamanya di Monaco. Menurut Hamilton, balapan ini termasuk salah satu yang paling sulit di kalender, sehingga finis P2 menjadi tanda bahwa Ferrari sedang membangun momentum positif.

Leclerc tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah gagal finis di balapan kandang. Ia menjelaskan bahwa masalah pada rem belakang di tikungan terakhir membuatnya kehilangan kendali dan menghantam dinding. Meski begitu, Leclerc tetap mengambil sisi positif karena Ferrari telah menemukan solusi dan akan menyesuaikan konfigurasi remnya.

Team Principal Ferrari, Fred Vasseur, menilai akhir pekan ini tetap harus dilihat secara positif. Menurutnya, Hamilton berhasil memaksimalkan potensi mobil yang tersedia, sementara kepercayaan dirinya terlihat terus meningkat dalam beberapa balapan terakhir. Untuk Leclerc, Vasseur mengakui hasil tersebut sangat membuat frustrasi, terutama karena Ferrari sudah mengalami masalah rem sepanjang akhir pekan.

Vasseur menegaskan tim akan menganalisis masalah tersebut secara detail sebelum seri berikutnya di Barcelona. Dengan jadwal Formula 1 yang langsung berlanjut ke Grand Prix Spanyol di Barcelona-Catalunya, Ferrari punya kesempatan cepat untuk memperbaiki masalah dan menjaga momentum positif mereka di musim 2026.

(Rutinitas Media)