CMF Clip Pro Resmi Hadir di Indonesia, Harga Rp1,69 Juta

CMF Clip Pro resmi hadir di Indonesia dengan desain open-ear, LDAC, Hi-Res Audio, baterai hingga 32,5 jam, dan harga Rp1.699.000.

Erajaya Digital resmi memperluas portofolio perangkat audionya di Indonesia dengan menghadirkan CMF Clip Pro. Open-ear earbuds terbaru dari CMF tersebut menawarkan desain ringan, kualitas audio beresolusi tinggi, hingga sejumlah fitur konektivitas yang dirancang untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

CMF Clip Pro mengusung konsep 3-Point Clip Design dengan bobot hanya 5,9 gram untuk setiap earbud. Desain tersebut dikembangkan untuk memberikan posisi yang stabil sekaligus tetap nyaman ketika digunakan dalam waktu lama.

Berbeda dari earbuds konvensional yang menutup saluran telinga, desain open-ear memungkinkan pengguna tetap mendengar suara dari lingkungan sekitar. Konsep tersebut membuat perangkat ini cocok digunakan ketika mendengarkan musik, podcast, atau konten audio sambil tetap mempertahankan kesadaran terhadap kondisi sekitar.

CMF Clip Pro resmi hadir di Indonesia dengan desain open-ear, LDAC, Hi-Res Audio, baterai hingga 32,5 jam, dan harga Rp1.699.000.

CMF Clip Pro Dukung LDAC dan Hi-Res Audio

Pada sektor audio, CMF Clip Pro dibekali 10,8 mm Dual-Magnet Dynamic Driver yang dipadukan dengan Ultra Bass Technology. Kombinasi tersebut ditujukan untuk menghasilkan karakter audio yang lebih kaya sekaligus memberikan reproduksi bass yang lebih dalam.

Perangkat ini juga mendukung Hi-Res Audio dan codec LDAC. Dukungan tersebut memungkinkan transmisi dan reproduksi audio dengan detail lebih optimal, termasuk pada bagian vokal, instrumen, maupun elemen kecil di dalam sebuah lagu.

CMF turut memperhatikan pengalaman pengguna ketika melakukan panggilan suara. Clip Pro dilengkapi VPU-powered Clear Voice Technology dan empat mikrofon HD untuk membantu menghasilkan komunikasi yang lebih jelas.

Selain itu, Sound Seal System digunakan untuk membantu mengurangi kebocoran suara sehingga audio dapat terdengar lebih terarah meskipun menggunakan desain open-ear.

CEO Erajaya Digital, Joy Wahjudi, mengatakan kehadiran CMF Clip Pro menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menyediakan produk teknologi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia yang terus berkembang.

Menurutnya, penambahan produk tersebut juga memperkuat jajaran perangkat audio yang tersedia melalui jaringan ritel dan kanal digital Erajaya Digital.

Smart Dial Permudah Kontrol Earbuds

Salah satu fitur menarik pada CMF Clip Pro adalah Smart Dial yang ditempatkan pada charging case. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan sejumlah kontrol perangkat secara lebih praktis langsung melalui case.

Untuk konektivitas, earbuds tersebut telah menggunakan Bluetooth 5.4 serta mendukung Dual Device Connection. Pengguna dapat menghubungkan perangkat ke dua perangkat kompatibel untuk berpindah penggunaan dengan lebih mudah.

CMF Clip Pro juga memiliki Low Latency Mode untuk kebutuhan yang memerlukan respons audio lebih cepat. Proses pemasangan perangkat turut dipermudah melalui dukungan Google Fast Pair dan Microsoft Swift Pair.

Dari sisi ketahanan, perangkat ini mengantongi sertifikasi IP54, yang memberikan perlindungan terhadap debu dan percikan air. Dengan demikian, earbuds dapat digunakan untuk menemani beragam aktivitas harian.

Baterai CMF Clip Pro diklaim mampu bertahan hingga 10 jam dalam sekali penggunaan. Jika dikombinasikan dengan charging case, total waktu pemakaian dapat mencapai 32,5 jam.

CMF Clip Pro resmi hadir di Indonesia dengan desain open-ear, LDAC, Hi-Res Audio, baterai hingga 32,5 jam, dan harga Rp1.699.000.

Harga CMF Clip Pro di Indonesia

CMF Clip Pro tersedia secara eksklusif di Indonesia mulai 19 Agustus 2026 dengan harga Rp1.699.000.

Konsumen dapat memperolehnya melalui erafone, erafone Official Store di Tokopedia dan Shopee, Nothing Official Store di Tokopedia dan Shopee, UrbanRepublic, serta Eraspace.

Dengan kombinasi desain open-ear yang ringan, dukungan LDAC dan Hi-Res Audio, empat mikrofon, konektivitas modern, hingga baterai panjang, CMF Clip Pro menjadi alternatif bagi pengguna yang membutuhkan perangkat audio untuk aktivitas sehari-hari tanpa harus sepenuhnya terisolasi dari lingkungan sekitar.

(Rutinitas Media)