Lewati ke konten
September 2, 2026
News Media Rutinitas Anak Muda Indonesia
Game

Poom Jadi Kapten ONIC, Berawal dari Gambling Coach AFM

September 2, 2026 rutinitas 0

ONIC membuat sejumlah keputusan menarik sepanjang pekan ketiga FFWS SEA 2026 Fall. Salah satu eksperimen yang paling mencuri perhatian adalah keputusan Coach AFM memberikan peran lebih besar kepada Poom, termasuk mempercayakannya sebagai kapten sekaligus pemain yang menentukan arah permainan tim.

Menariknya, keputusan menjadikan Poom sebagai kapten ONIC bukan berasal dari eksperimen panjang selama sesi latihan. Coach AFM mengakui langkah tersebut lebih banyak didasarkan pada feeling. Ia melihat Week 3 sebagai momentum yang tepat untuk melakukan “gambling” sekaligus mencoba komposisi berbeda.

Pada hari pertama, ONIC menurunkan Geday dan berhasil mengumpulkan 84 poin. Memasuki pertandingan hari kedua, AFM mulai memberikan kesempatan kepada Poom untuk mengambil kendali lebih besar terhadap permainan.

Coach AFM mengungkap keputusan menjadikan Poom sebagai kapten ONIC di FFWS SEA 2026 Fall Week 3 berawal dari gambling dan feeling.

Meski perolehan poin tidak menunjukkan perbedaan signifikan, perubahan positif justru terlihat dari cara ONIC melakukan teamfight serta mengatur tempo permainan.

Kendala Komunikasi Sempat Jadi Pertimbangan

Keputusan tersebut sebenarnya memiliki risiko tersendiri. Coach AFM sudah cukup lama memproyeksikan Poom sebagai calon kapten ONIC. Namun, kemampuan bahasa Indonesia sang pemain sebelumnya masih menjadi salah satu pertimbangan utama.

Eksperimen bersama Poom kemudian dilanjutkan hingga hari ketiga. ONIC sempat mengalami situasi sulit ketika bertanding di Nexterra, tetapi kemampuan mekanik dan pengalaman para pemain membuat tim mampu keluar dari tekanan.

Kehadiran Adam juga dinilai membantu menjaga kestabilan permainan. Menurut AFM, pengalaman kompetitif Adam membuat pemain tersebut memahami kapan harus maju maupun mundur tanpa membutuhkan terlalu banyak instruksi.

Kondisi tersebut sekaligus membuat koordinasi antara lini depan dan belakang ONIC menjadi lebih mudah terbentuk.

Coach AFM mengungkap keputusan menjadikan Poom sebagai kapten ONIC di FFWS SEA 2026 Fall Week 3 berawal dari gambling dan feeling.

Coach AFM mengungkap keputusan menjadikan Poom sebagai kapten ONIC di FFWS SEA 2026 Fall Week 3 berawal dari gambling dan feeling.

Coach AFM Tekankan Kontribusi Seluruh Pemain ONIC

Meski performa Poom mendapat perhatian, AFM tidak ingin perkembangan ONIC hanya dikaitkan dengan satu pemain.

Poom memang memiliki peran penting dalam mengatur rotasi. Namun, Adam juga memberikan kontribusi dari lini depan, sementara Khem dan Putra menjalankan tugas mereka masing-masing untuk menjaga keseimbangan permainan tim.

AFM juga mengungkap bahwa Poom terus berusaha mempelajari bahasa Indonesia agar dapat berkomunikasi lebih baik dengan rekan setimnya.

Eksperimen ONIC pada FFWS SEA 2026 Fall Week 3 pada akhirnya menunjukkan bahwa peningkatan performa tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Kepercayaan pelatih, kemampuan beradaptasi, serta kerja sama seluruh pemain justru menjadi modal penting bagi ONIC dalam mempersiapkan diri menuju Grand Finals.

(Rutinitas Media)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *