Monash Indonesia Sambut Mahasiswa Sarjana Pertama

Monash University, Indonesia menyambut angkatan sarjana pertama melalui tiga program studi yang mendukung kebutuhan talenta Indonesia masa depan.

Monash University, Indonesia resmi menyambut angkatan pertama mahasiswa program sarjana sekaligus memperluas layanan akademiknya di BSD City. Kehadiran program ini memberikan kesempatan kepada lulusan SMA di Indonesia untuk mendapatkan pendidikan dengan standar akademik global tanpa harus langsung menempuh studi di luar negeri.

Angkatan pertama tersebut mengikuti tiga program studi, yaitu Bachelor of Digital Business, Bachelor of Information Technology, dan Bachelor of Design. Ketiganya dirancang untuk mendukung kebutuhan sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045, khususnya dalam pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan, teknologi, kreativitas, serta transformasi digital.

Program sarjana Monash University, Indonesia juga memberikan pengalaman akademik internasional dengan seluruh perkuliahan disampaikan dalam bahasa Inggris. Kurikulum yang digunakan memiliki standar yang sama dengan program Monash University di Australia.

Monash Indonesia Tawarkan Pendidikan Berstandar Global

Salah satu mahasiswa Digital Business, Gwen Fandy, menilai program sarjana tersebut memberikan kesempatan untuk beradaptasi secara bertahap dengan budaya akademik Australia.

Menurut Gwen, pembelajaran membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan belajar mandiri, riset, berpikir kritis, serta berdiskusi secara aktif. Pengalaman belajar di kampus Indonesia juga memberikan fondasi sebelum mahasiswa yang memilih jalur internasional melanjutkan pendidikan ke Australia.

Mahasiswa akan mendapatkan pembelajaran langsung dari akademisi dan peneliti yang terlibat dalam berbagai riset untuk menjawab tantangan lokal maupun global.

Pro Vice-Chancellor dan President of Monash University, Indonesia, Profesor Matthew Nicholson, menjelaskan bahwa pendidikan dan pengembangan pengetahuan di Monash berjalan saling melengkapi.

Mahasiswa tidak hanya mempelajari hasil sebuah penelitian, tetapi juga memahami proses bagaimana temuan tersebut dihasilkan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membentuk lulusan yang mempunyai kemampuan berpikir kritis, berinovasi, serta memberikan kontribusi terhadap perkembangan sosial, teknologi, dan ekonomi Indonesia.

Monash University sendiri menempati peringkat ke-31 dunia dalam QS World University Rankings 2027, sekaligus menjadi posisi tertinggi yang pernah diraih universitas tersebut. Dalam satu dekade terakhir, Monash juga tercatat naik 29 peringkat.

Monash University, Indonesia menyambut angkatan sarjana pertama melalui tiga program studi yang mendukung kebutuhan talenta Indonesia masa depan.

Program Sarjana Tiga Tahun dengan Pilihan Studi Australia

Program sarjana di Monash University, Indonesia mengikuti model pendidikan tiga tahun seperti yang umum diterapkan di Australia. Durasi tersebut memungkinkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan dan memasuki dunia profesional satu tahun lebih awal dibandingkan program sarjana empat tahun pada umumnya.

Untuk Digital Business dan Information Technology, mahasiswa dapat menyelesaikan seluruh masa studi selama tiga tahun di Indonesia. Tersedia pula opsi hybrid 1,5 tahun di Indonesia dan 1,5 tahun di Australia.

Sementara program Design menawarkan jalur transfer terstruktur dengan skema 1,5 tahun di Indonesia dan 1,5 tahun di Australia. Jalur ini memberikan akses kepada mahasiswa untuk memanfaatkan fasilitas studio yang tersedia di kampus Australia.

Sebagai universitas internasional pertama yang memiliki kampus di Indonesia, Monash juga telah membangun kolaborasi dengan pemerintah, industri, serta berbagai institusi lokal. Jaringannya didukung lebih dari 10.000 alumni asal Indonesia.

Program sarjana tersebut melengkapi program pascasarjana, doktoral, dan executive education yang sebelumnya telah berjalan. Fokus pengembangan Monash University, Indonesia mencakup tiga bidang utama, yaitu transformasi perkotaan, masyarakat digital, dan komunitas inklusif.

Lulusan nantinya dipersiapkan untuk memasuki berbagai bidang, mulai dari technological entrepreneurship, analisis bisnis, transformasi digital, rekayasa perangkat lunak, manajemen proyek, desain UX/UI, creative direction, hingga desain industri.

Selain Indonesia dan Australia, jaringan internasional Monash University juga mencakup Malaysia, Tiongkok, India, serta Italia sehingga membuka kesempatan lebih luas untuk pengalaman pendidikan internasional.

Monash University, Indonesia akan menggelar Undergraduate Open Day pada 23 Agustus 2026. Acara tersebut dapat dimanfaatkan calon mahasiswa untuk mengenal lebih dekat program studi, jalur pendidikan, serta berbagai kesempatan yang tersedia di Monash University, Indonesia.

(Rutinitas Media)