Lewis Hamilton meraih kemenangan perdana bersama Ferrari di GP Barcelona-Catalunya, sekaligus kemenangan ke-249 Scuderia Ferrari di F1.

Scuderia Ferrari HP akhirnya meraih kemenangan pertamanya musim ini setelah Lewis Hamilton tampil sempurna di Grand Prix Barcelona-Catalunya. Kemenangan ini terasa sangat spesial karena menjadi kemenangan perdana Hamilton bersama Ferrari, sekaligus mengulang sejarah di sirkuit yang sama tempat Michael Schumacher meraih kemenangan pertamanya dengan mobil merah Ferrari.

Hasil ini juga menambah catatan penting bagi Maranello. Ferrari kini mengoleksi kemenangan ke-249 di Formula 1, sementara Hamilton mencatat kemenangan ke-106 sepanjang kariernya. Ia juga menjadi pembalap ke-41 yang sukses memenangkan Grand Prix bersama Ferrari.

Namun, kebahagiaan Ferrari tidak sepenuhnya sempurna. Charles Leclerc harus mengakhiri balapan lebih cepat akibat masalah reliabilitas ketika sedang berjuang di posisi depan.

Strategi Pit Stop Jadi Kunci Kemenangan

Hamilton memulai balapan dari barisan depan menggunakan ban Soft bekas dan mampu mempertahankan posisi kedua saat start. Di sisi lain, Charles Leclerc yang start dari posisi kesepuluh dengan ban Medium baru langsung tampil agresif dan naik ke posisi ketujuh pada akhir lap pembuka.

Ferrari menunjukkan kecepatan kuat lewat SF-26, terutama berkat manajemen ban Hamilton yang sangat rapi. Strategi tim juga berjalan mulus melalui tiga kali pit stop yang dieksekusi dengan sempurna.

Momen penting terjadi pada lap ke-40 ketika Fernando Alonso berhenti di lintasan dan memicu Virtual Safety Car. Situasi ini memberi keuntungan besar bagi Hamilton untuk melakukan pit stop terakhir dengan waktu efektif lebih singkat, sekaligus tetap mempertahankan posisi terdepan dari dua pembalap Mercedes.

Setelah kembali ke lintasan dengan ban yang lebih segar, Hamilton langsung mengontrol balapan dan mencatat pace yang sulit ditandingi rivalnya.

Leclerc Terpaksa Pensiun Menjelang Finis

Leclerc sebenarnya menjalani balapan pemulihan yang cukup impresif. Setelah menembus enam besar pada fase awal, pembalap asal Monako itu menunjukkan kecepatan kompetitif dan berpeluang membawa pulang poin penting untuk Ferrari.

Sayangnya, empat lap menjelang finis, masalah hidrolik memaksanya berhenti dan gagal menyelesaikan balapan. Leclerc mengakui kecewa, tetapi tetap memuji peningkatan performa mobil serta kemenangan Hamilton bersama tim.

Lewis Hamilton meraih kemenangan perdana bersama Ferrari di GP Barcelona-Catalunya, sekaligus kemenangan ke-249 Scuderia Ferrari di F1.

Ferrari Tatap GP Austria dengan Percaya Diri

Kemenangan ini menjadi podium keenam Ferrari dalam tujuh balapan terakhir. Hasil tersebut memperlihatkan progres signifikan dari pekerjaan tim, baik di lintasan maupun di Maranello, termasuk pengembangan aerodinamika yang berperan penting dalam performa SF-26.

Hamilton menyebut kemenangan ini sebagai momen yang sangat emosional karena menang bersama Ferrari merupakan impian masa kecilnya. Ia juga memuji kerja keras tim, kualitas upgrade mobil, serta dukungan besar dari para tifosi.

Team Principal Ferrari, Fred Vasseur, menilai kemenangan ini sebagai dorongan penting setelah periode yang penuh naik turun. Meski begitu, ia menegaskan Ferrari tetap harus rendah hati dan kembali fokus menghadapi Grand Prix Austria di Spielberg pada 28 Juni.

(Rutinitas Media)